KEBAKARAN MENIMPA RUMAH KULI PANGGUL

by -29 views

WONOSOBOZONE – Anggota Koramil-01/Kota Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan karya bhakti pembersihan puing-puing kebakaran, yang menimpa rumah bapak  Nurkotip, umur 56 tahun, pekerjaan buruh panggul pasar induk Wonosobo RT;04/01,Bomerto,Wonosobo, yang terjadi pada pukul 14.30 Wib, Senin 5 Juni 2017 kemarin. Penyebab kebakaran di duga karena hubungan arus pendek,  yang mengakibatkanrumah yang terbuat dari kayu dengan ukuran 5×9 meter ludes terbakar. Kerugian materi berkisar 50 juta sedang korban jiwa nihil.

Komandan Koramil-01/Kota, Kodim 0707/Wonosobo Kapten Inf Punidi, bersama anggota dan masyarakat sekitar, serta personil BPBD ikut membantu pembersihan puing-puing kebakaran.  Masyarakat begitu antusias membantu warga yang sedang terkena musibah meskipun bulan puasa.  Termasuk di dalamnya unsur pegawai kecamatan dan kepolisian.

Kapten Inf Punidi menyampaikan bahwa sudah seharusnya kita semua membantu, masyarakat yang sedang mengalami musibah.Semua sebagai bentuk kepedulian dan kepekaan sosial,  sebagai sesama warga masyarakat.   Musibah yang terjadi merupakan peringatan bagi kita untuk lebih berhati-hati. Yang namanya bencana atau musibah bisa datang kapan saja,  dan menimpa siapa saja. Rumah yang tinggal kerangka dan sudah menjadi arang akhirnya dipugar. Perbaikan kembali sambil menunggu uluran tangan orang lain dan bantuan dari instansi yang berwenang.

Selain melaksanakan karya bakti Koramil-01/Kota menunjuk salah satu rumah warga untuk dijadikan Posko Penanggulangan bencana.  Posko tersebut berfungsi untuk menerima dan menampung bantuan dari masyarakat umum.  Untuk itu Kapten Inf Punidimengajak warga masyarakat untuk sekedar, memberikan apa yang mereka butuhkan. Baik dalam bentuk uang maupun material lainnya. Ajakan tersebut disambut baik oleh masyarakat yang lain. Lebih lanjut Danramil menyampaikan bahwa sekecil apapun peran kita dan bantuan yang dapat kita berikan, sangatlah berarti bagi mereka yang membutuhkannya.  Apalagi di bulan yang penuh berkah, sekalipun dahaga terasa semangat untuk membantu bagi yang membutuhkan sangatlah kuat, sehingga lapar dan dahaga seakan tak dirasa. Sementara untuk korban masih menginap di rumah tetangga sambil menunggu bantuan datang, untuk mendirikan kembali rumah sebagai tempat berlindung. Terlebih biar tidak terlalu larut dalam kesedihan, dan berusaha bangkitkembali memperbaiki rumahnya.

Pendim 0707/Wsb.